Hari Pernikahannya yang ke 20, Inilah Isi Surat Ahok untuk Veronica

Jakarta – Sebagai hadiah ulang tahun pernikahannya, pada 6 September 2017 Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menulis surat untuk istrinya, Veronica Tan di dalam penjara. Surat tersebut dibacakan dalam sebuah acara eksklusif bertajuk Apresiasi Penulis Buku “Ahok Dimata Mereka”.

Acara ini digelar pada Kamis, 7 September 2017 di Galeri Seni Kunstring ini diselenggarakan sebagai apresiasi bagi para penulis buku “Ahok di Mata Mereka”.

Ahok menulis dua surat untuk dibacakan di dalam acara tersebut. Pertama, surat Ahok untuk para penulis yang dibacakan oleh Veronica. Kedua, surat Ahok untuk Veronica yang dibacakan langsung oleh anaknya, Nicholas.

Berikut isi surat dari Ahok untuk Veronica.

06 – 09 – 2017

Untuk Vero istriku

Ahok, Mako Brimob.

Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tidak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan, itu artinya saya bangun jam 4.30 (kamu memberiku gelar robot), karena semua waktu dihitung tepat, agar aku bisa tiba di Balai Kota jam 7.30. Karena sudah banyak warga menunggu, dan kerja non stop sampai pulang ke rumah sudah diatas jam 21. Sabtu Minggu selain ke kawinan, juga selesaikan disposisi surat dan kadang sampai tengah malam di malam senin, agar hari senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberi gelar padaku robot sungguh benar.

Sekarang di hari pernikahan kita yang ke 20 tahun. Saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu, dulu aku benar-benar “take it for granted”, sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar HUT pernikahan ke 20 adalah aku di dalam tahanan, menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaan kerjaku melayani masyarakat, dan sekalipun mendapat balasan masuk dalam tahanan dan tidak dipilih tetapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak- anak. Kembali, kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri, umumnya yang salah pasti sang suaminya.

Aku bersyukur dalam tahanan, menjadi banyak waktu untuk merenung, betapa istriku bukan lagi seperti dulu, sekarang sudah jadi dewasa, mampu berprestasi dan menjadi perempuan yang penolong bagi saya. Sungguh benar dikatakan dalam Amsal Salamo, istri yang berakal budi adalah anugerah tuhan dan kamu adalah anugerah tuhan untukku, dan benar juga yang dikatakan “love prospers when a fault is forgiven” sekarang saya merasa cintaku lebih besar daripada 20 tahun yang lalu. Tuhan, terima kasih atas semua yang telah terjadi.

Rekomendasi

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz