"Mantan Manten" di Commuter Line Undang Penasaran Netizen

"Mantan Manten" di Commuter Line Undang Penasaran Netizen

Kutipan bernuansa gagal move on menjadi bagian promosi film terbaru rilisan Visinema April mendatang (Foto: Visinema)

Jakarta – Jurnas.com – Setelah mengawali tahun 2019 dengan kesuksesan Keluarga Cemara dan Terlalu Tampan, kini Visinema siap menghadirkan film di layar lebar yakni film drama berjudul Mantan Manten.

Film yang diproduksi bekerjasama dengan JDID dan Kaskus ini disutradarai oleh Farishad Latjuba dan kolaborasi dari Anggia Kharisma, produser film Keluarga Cemara yang filmnya berhasil ditonton oleh lebih dari 1.7 juta penonton di Indonesia serta Kori Adyaning, produser film Love for Sale, film yang memenangkan Piala Citra untuk aktor terbaik di ajang Festival Film Indonesia 2018.



Promosi untuk film ini termasuk unik, yakni banner dan digital advertising di Commuter Line. Kalimat-kalimat seperti Baru mau move on eh ditelepon, Jangan ngaku move on kalau tiap karaoke ingetnya mantan melulu, Mantan: mau telepon malu, ga telepon rindu, Kalau mantan bilang kamu gak bakal nemuin orang kaya saya lagi, jawab aja memang itu maksudnya kok dan Percuma pacar cakep tapi dijelek-jelekin.

Kalimat-kalimat penuh canda ini bisa ditemukan di Commuter Line jurusan Bogor-Tanah Abang, Bogor-Jakarta Kota dan Bekasi- Jakarta Kota. Warganet merespon positif atas kampanye ini di Twitter.

Contohnya pemilik akun @elwa yang merasa tersindir. Dia mencuitkan “Dimohon kejujurannya dari khalayak ramai. Siapa saja yang melakukan ini dan hal-hal yang gue sebutkan tadi? Hayoh mengaku saja”

Lalu pemilik akun @gembrit mengungkapkan Camkan itu wahai sobat bucin. By the way gue jadi pengen foto di poster promo Mantan Manten ini pas naik KRL, merespon pada kalimat “Gausah cemburu kalau mantan jadian sama orang lain, anggap saja sedekah barang bekas ke yang lebih membutuhkan”

Kemudian pemilik akun @alandakariza juga terhibur. Dia mencuitkan, “Siapa yang suka kayak gini. Bisa aja promo Mantan Manten ini. Nanti lagi naik KRL jadi nggak konsen”

Film Mantan Manten sendiri menceritakan mengenai kehidupan Yasnina (Atiqah Hasiholan) yang bahagia, karier gemilang dan dilamar oleh Surya (Arifin Putra).

Namun masalah datang bertubi, Yasnina dipersalahkan atas skandal finansial di perusahaannya. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan Yasnina adalah aset villa di Tawangmangu.

Namun untuk itu, Yasnina harus berhadapan dengan pemilik lamanya, Marjanti (Tutie Kirana) yang mensyaratkan Yasnina agar menjadi asistennya dalam mendandani pasangan yang menikah alias menjadi dukun manten. Berhasilkah Yasnina bangkit dari keterpurukan sekaligus melaksanakan peran barunya?

Selain Atiqah Hasiholan dan Arifin Putra sebagai pemain utama, jajaran pemain lainnya merupakan kombinasi berbagai generasi dalam dunia akting Indonesia seperti; Tutie Kirana, Tyo Pakusadewo, Marthino Lio, Oxcel, Dodit Mulyanto, Ria Irawan, Arswendi Nasution dan banyak lagi. Tunggu pada April 2019 nanti untuk menyaksikan film Mantan Manten di seluruh bioskop di Indonesia.

 

TAGS : Film Indonesia Mantan Manten

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/48929/Mantan-Manten-di-Commuter-Line-Undang-Penasaran-Netizen/

Rekomendasi

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz